MATERI

Senin, 03 Mei 2010

Bahasa Inggris

BASICS OF ENGLISH
Basics of English merupakan materi pokok/dasar bahasa Inggris yang harus dikuasai oleh orang yang ingin bisa berbahasa Inggris baik aktif maupun pasif. Basics of English bisa dikatakan sebagai ruh atau pondasi untuk dapat dikembangkan dalam menguasai bahasa Inggris. Ada beberapa materi yang dapat dikategorikan sebagai Basics of English, yaitu; Structure of Sentence (Struktur/pola kalimat), Kinds of Sentence (jenis kalimat), Parts of Speech (bagian-bagian dari kalimat), Tenses, dan Vocabulary (kosa kata).
I. STRUCTUR OF SENTENCE
Struktur atau pola kalimat dalam bahasa Inggris tidak jauh berbeda dengan struktur kalimat dalam bahasa Indonesia. Dalam struktur bahasa Indonesia dikenal adanya Subjek, Predikaet, Objek, Keterangan (SPOK), maka dalam bahasa Inggris ada Subject, Predicate, Objeck, Complement, dan Adverb (SPOCA).
- Subject adalah pelaku, yaitu pihak yang melakukan kegiatan predicate
- Predicate adalah kelakuannya atau pekerjaa yang dilakukan oleh subject
- Object adalah pihak yang dikenai pekerjaan pelaku
- Complement adalah pelengkap, berupa Preposition (kata depan) dan conjunction (kata hubung)
- Adverb adalah keterangan, diantaranya adverb of time (ket. waktu), adverb of place (ket.tempat), adverb of manner (ket. Cara/keadaan).
Exampl e: I Study English at IAIB Every Week
I: Suject; Study: predicate, Engliash: object, at: complement, IAIB: adveb of place, Every week: adverb of time.
II. KINDS OF SENTENCE
Kinds of sentence adalah jenis kalimat, dalam hal ini terbagi 3 bagian, yaitu:
a. Jenis kalimat berdasrkan jenis predikatnya (Based on the kinds of predicate), terbagi dua, yaitu :
•Kalimat Verbal (Verbal Sentence), yaitu kalimat yang predikatnya berupa Kata Kerja (Verb). Jika dirumuskan menjadi P = V (Predicate = Verb)
Example : Nita buys some books from book store
Kata buys di atas kedudukannya sebagai subject dan berupa verb
•Kalimat Nominal (Nominal Sentence), yaitu kalimat yang predikatnya selain kata kerja, berupa Noun/kata benda, Adjective/kata sifat, adverb/kata keterangan, possessive/kata milik. Jika dirumuskan menjadi P = N, Adj, Adv, Posv. Pola kalimatnya adalah subject + to be + noun/andjective/adverb/possessive.
Examples: * Iwan is a student (noun)
* Yanti is beautiful (Adjective)
* My mother and Father are in the home (adverb of place)
* My father is your uncle (possessive adjective).
b. Jenis kalimat berdasarkan jenis verbnya (based on the kainds of verb), terbagi dua, yaitu :
* Kalimat Transitif (Transitive Sentence), yaitu kalimat verbal yang predikatnya
berupa kata kerja transitife (Transitive Verb), yaitu kata kerja yang berobjek.
Example : They speak English every day.
* Kalimat Intransitif (Transitive Sentence), yaitu kalimat verbal yang
predikatnyaberupa kata kerja intransitive (intransitive verb), yaitu kata kerja
yang tidak berobjek, biasanya setelah predikat berupa kata depan (preposition).
Example : Father will go to Jakarta tomorrow morning.
a. Jenis kalimat berdasarkan letak subjek-objeknya (based on the position of subject-object), terbagi dua, yaitu :
a.
• Kalimat Aktif (Active Sentence), yaitu kalimat verbal dengan pola biasa dimana subjek/pelaku terletak sebelum predikat dan objek terletak setelahnya.
Examples : We study English
a.
• Kalimat Pasif (Passive Sentence), yaitu kalimat verbal dengan pola dimana subjek berada setelah predikat menempati tempat objek.
Example : English is studied by us.
III. PARTS OF SPEECH
Part of Speech adalah bagian-bagian dari kalimat yang merujuk kepada Structur of Sentence. Dari masing-masing jabatan kalimat dalam structure of sentence memiliki macam lagi berupa salah satu dari parts of speech. Part of speech itu terdiri dari delapan macam, yaitu:
1. Nouns (kata benda)
2. Pronouns (kata ganti)
3. Verbs (kata kerja)
4. Adjective (kata sifat)
5. Adverbs (kata keterangan)
6. Prepositions (kata depan)
7. Conjunctions(kata penghubung)
8. Interjections (kata seru)
1. Nouns
Ada lima jenis kata benda dalam bahasa Inggris, yaitu :
a. Proper nouns
Kategori proper nouns adalah nama orang, tempat, negara dll. Contohnya: Soesilo, home, school, Indonesia.
a. Common nouns
Kategori common nouns adalah nama kelompok atau jenis benda, perbuatan dan gagasan. Contohnya: Boys, chairs, tables,conversation,description
a. Material nouns
Kategori material nouns adalah berupa nama bahan baku/bahan mentah/zat. Contohnya: stone, cement, sand, wood,dll.
a. Collective nouns
Kategori collective nouns adalah nama kumpulan/kelompok. Contohnya: people,family, couple dll.
a. Abstract nouns
Kategori abstract nouns adalah benda yang abstrak yang dapat dirasakan tapi tidak dapat dilihat oleh mata. Contohnya: ill,sick, beauty,honesty, truth, kindness dll.
Kemudian dari segi jumlahnya noun terbagi dua, yaitu :
- Countable nouns (benda yang dapat dihitung). Hampir selalu memiliki bentuk tunggal dan jamak, dan dapat dipakai dengan kata-kata seperti one, two, a few, dan many. Hampir semua kata benda untuk countable noun mempunyai akhiran jamak “s” atau “es”.
- Uncountable nouns (benda yang tidak dapat dihitung). Hanya memiliki satu bentuk, dan bentuk ini biasanya membutuhkan kata kerja tungal dan dapat dipakai dengan kata-kata seperti much, a little. Contoh: water, milk, rice, money, time, worr dll.
2. Pronouns
Kegunaan pronouns (kata ganti) sama halnya seperti nouns, hanya saja kebanyakan
Pronouns mempunyai tiga bentuk: subyek, obyek, possessive.
Pronouns dapat dikelompokkan menjadi beberapa tipe:
a. Personal pronouns (kata ganti orang)
b. Possessive pronouns (kata ganti kepunyaan)
c. Reflexive pronouns (kata ganti mandiri)
d. Demonstrative pronouns (kata ganti penunjuk)
e. Interogative pronouns (kata ganti penanya)
f. Relative pronouns (kata ganti penghubung)
Personal Pronouns Possessive Reflexive
Subject Object Adjective Pronouns Pronouns
I
You
We
They
He
She
It Me
You
Us
Them
Her
Him
It My
Your
Our
Their
Her
His
Its Mine
Yours
Ours
Theirs
Hers
His
Its Myself
Yourself / selves
Ourselves
Themselves
Herself
Himself
Itself
Penggunaan reflexive pronouns:
1. Untuk menandaskan subyek.
Contoh : I myself will overcome my problem.
2. Untuk menandaskan obyek.
Contoh : I send a letter to you yourself.
3. Sebagai obyek kata kerja.
Contoh : I bought myself a book
4. Jika didahului dengan kata by maka berarti alone.
Contoh : She comes here by herself.
- Demontrative pronouns.
a. This, untuk benda tunggal yang dekat. Contoh: This is a book
These, untuk benda jamak yang dekat. Contoh: These are two books
That, untuk benda tunggal yang jauh. Contoh: This pen is hers
Those,untuk benda jamak yang jauh. Contoh: Those are ari’s books.
b. One, menggantikan benda tunggal
Ones, menggantikan benda jamak
Contoh: I like only the red onebut she likes thosegreen ones.
c. Another, untuk menggantikan benda tunggal tak tentu
The other, untuk menggantikan benda tunggal tertentu
Others, untuk menggantikan benda jamak tak tentu
The others, untuk menggantikan benda jamak tertentu.
d. Some and any, menunjukkan suatu jumlah yang tidak tentu baik countables maupun uncountable nouns. Some biasanya digunakan pada kalimat berita/kalimatositif, sedangkan any biasanya diggunakan pada kalimat sangkalan/kalimat negatif.
All, menunjukkan keseluruhan dari jumlah tertentu. Contoh: We all have to do the home work together.
- Interogative Pronouns
Interogative pronouns adalah kata ganti untuk menggantikan pertanyaan. Interogative pronouns ini bisa disebut juga dengan Question Words, dan dipakai dalam bentuk kalimat tanya. Interogative pronouns dipakai untuk menanyakan jabatan-jabatan kalimat dalam Structure of Sentence. Ada beberapa interogative pronouns, yaitu:
- Who, untuk menanyakan orang/kata ganti orang kedudukan sebagai subject.
- What, untuk menanyakan benda/binatang kedudukan sebagai subject dan object
- Whom, untuk menanyakan orang/kata ganti orang kedudukan sebagai object
- When, untuk menanyakan keterangan waktu (adverb of time)
- Where, untuk menanyakan keterangan tempat (adverb of place)
- How, untuk menanyakan keterangan cara atau keadaan (adverb of manner)
- How many/how much, untuk menanyakan keterangan jumlah
- How long, untuk menanyakan lamanya waktu (time duration)
- How par, untuk menanyakan jarak.
Interogative pronouns digunakan dalam pola kalimat sebagai berikut:
Interogative pronoun/question word + auxalary (kata bantu) + subject + predicate + object + adverb.
Contoh: Who is studying english in the class ?
What is your name ?
Whom did you meet yesterday ?
When did you come here ?
How much money do you have ?
Catatan: dalam penggunaannya pada kalimat tanya, jabatan kalimat yang kita tanyakan
tidak boleh disebutkan.
- Relative Pronouns
Relative pronouns adalah kata ganti yang digunakan untuk penghubung antara dua kalimat tunggal menjadi kalimat majemuk. Sebagian besar jenis kata sama dengan yang digunakan dalam interogative pronouns. Perbedaannya adalah jika interogative pronouns digunakan untuk menanyakan dengan pola kalimat tanya, sementara relative pronouns digunakan sebagai penghubung pada kalimat majemuk. Diantara relative pronouns yaitu : who, whom, when. Where, while. Contoh: The man is my father. You helped himyesterday
The man you helped yesterday is my father.
3. VERBS
Verb/kata kerja merupakan bagian pokok dari suatu kalimat, dan dapat dikatakan bahwa setiap verb adalah pasti sebagai predicate, tetapi tidak sebaliknya, tidak setiap predicate itu kata kerja, karena ada predicate dengan bentuk lain.
Dari segi bentuk mandiri dari verb itu terdapat dua macam, yaitu:
- Kata kerja beraturan (regular verb). Terdiri dari V1, V2, V3. V2 dan V3 memiliki bentuk yang sama, yaitu dengan berakhiran “ed” atau ”d”. Contoh : visit-visited- visited, invite-invited-invited, work-worked-worked.
- Kata kerja tidak beraturan (irregular verb). Terdiri dari V1, V2, V3. V2 dan V3 memiliki bentuk yang tidak sama. Contoh: speak-spoke-spoken, do-did-done, go- went-gone.
Sementara verb yang berkaitan dengan kalimat memiliki dua macam, yaitu :
- Transitive verb, adalah kata kerja yang membutuhkan object. Dalam kalimatnya memenuhi pola S+P+O Contoh: I visited her yesterday.
- Intransitive verb, adalah kata kerja yang tidak membutuhkan object. di dalam kalimat biasanya memenuhi pola S+P+Preposition+adv.of place. Contoh: We go to campus every day.
Di samping dua kategori di atas terdapat juga kategori Lingking Verb, yaitu kata kerja yang tidak menjelaskan adanya kegiatan, seperti : am, are, is, was, were, become, seem, dll.
4. ADJECTIVE
Adjective adalah kata sifat yang selalu menerangkan kata benda, dan dapat dikelompokkan menjadi delapan, yaitu:
a. Descriptive Adjective, adalah kata sifat yang menerangkan keadaan atau sifat seseorang, benda mati atau binatang. Contoh: big, fat, good, good, beautiful, dll.
b. Numeral Adjective, adalah kata sifat yang berkaitan dengan bilangan. Terdiri dari tiga macam, yaitu
Cardinal Number (bilangan pokok). Contoh: one, two, three, four, five, dst.
Ordinal Number (bilangan bertingkat). Contoh: first, second, third, fourth, fifth, dst.
Fraction Number (bilangan pecahan). Contoh: one haf (1/2), two third (2/3), three fourth (3/4).
a. Quantitative Adjective, adalah kata sifat yang menerangkan jumlah, terdiri dari: many, much, some, any, several, all, a lot of, enough, plenty of, little.
b. Interogative Adjective, yaitu kata sifat yang berfungsi sebagai kata tanya (sama dengan interogative pronouns).
c. Distributive Adjective, terdiri dari: each, every, between, among, either…or…, neither…nor, dll.
d. Proper Adjective, adalah kata sifat yang selalu diawali huruf besar, dan fungsinya untuk menerangkan proper noun. Contoh: The Indonesian flag, An English book.
e. Demonstrative Adjective, adalah kata sifat yang menunjukkan barang, binatang atau orang yang dimaksud. Demonstrative adjective terbagi dua, yait:
Definite demonstrative adjective. Contoh: the, this, that, those,the ter, such.
Indefinite Demonstrative Adjective.contoh: A/An, another, any other, dll.
5. ADVERBS
Adverb adalah kata keterangan yang digunakan untuk menerangkan verb, adjective, preposition, conjunction. Adverb tidak dipakai utnuk menerangkan noun dan pronoun.
Contoh: We study english seriously
He is very kind
Adverb dikelompokkan menjadi tiga, yaitu:
a. Simple adverbs, dikelompokkan menjadi tiga macam, yaitu:
- Adverb of time (keterangan waktu). Contoh: now, yesterday, tomorrow, next week, next time.
- Adverb of place (keterangan tempat). Contoh: here, there, somewhere, any where, in the home, in the school, dll.
- Adverb of manner (keterangan cara/keadaan). Contoh: slowly, quickly, well, hardly, dll.
- Adverb of degree (keterangan tingkat). Contoh: so, very, too, almost, rather, dll.
- Adverb of reason (keterangan alasan). Contoh: therefore, thus, so, dll.
b. Interrogative adverbs, yaitu untuk menanyakan simple adverb, yaitu: When (adverb of time,Where (adverb of place), How (adverb of manner dan degree), Why (adverb of reason).
Contoh: – When did you see me ? - How did you come here ?
- Where are you going ? - Why don’tyou go to school ?
c. Relative adverb, memiliki bentuk yang sama dengan interrogative adverb, hanya saja relative adverb berfungsi sebagai kata penghubung, sedangkan interrogative adverb sebagai kata tanya. Contoh: I don’t know where Andi lives
Let me know when she will set out.
6. PREPOSITIONS
Prepositions adalah kelompok kata yang dipakai di depan kata benda, frasa kata benda atau gerund. Hubungan preposition dengan kata-kata lain dalam kalimat dapat berhubungan dengan tempat, posisi, arah, gerak, waktu dan cara.
a. Prepositions yang menunjukkan tempat atau posisi:
Near = dekat beside = di samping on = di atas
Under = di bawah against = menempel in = di dalam
In front of = di depan behind = di belakang between = di antara.
a. Prepositions yang menunjukkan arah
Into = masuk ke out of = keluar dari toward = ke arah
To = ke onto = ke atas
a. Prepositions yang menunjukkan waktu:
At = pada by = menjelang before = sebelum
Untill = sampai on = pada for = selama
During = dalam/selama since = sejak from..till = dari sampai
a. Prepositions yang menunjukkan cara:
By, in, with, on.
7. CONJUNCTIONS
Conjunctions adalah sekelompok kata yang berfungsi untuk menghubungkan dua kata, frase atau kalimat. Beberapa conjunctions yang penting dalam bahasa Inggris adalah:
a. Conjunctions yang menunjukkan sejajar :
And = dan
as well as = dan/juga
Neither…nor… = baik…maupun..tidak
Both..and… = keduanya dari…dan…/baik…maupun…
Notonly..but also.. = tidak hanya…tetapi juga…
Contoh: She can speak Englishand socan I
I want Santi as well as Dian to be committee
Neither I nor my sister liked to go showing up.
a. Conjunctions yang menunjukkan hubungan yang berlawanan :
But = tetapi
Though, although, eventhough = meskipun
Inspite of, despite = meskipun
Regardless = tanpa memperdulikan.
Contoh : He is very clever but noughty
Eventough She couls speak Englishwell, She couldn’t write it
Iwan went inspite of the rain.
a. Conjunctions yang menunjukkan hubungan sebab akibat dengan tekanan pada sebab
Because, because of, since, as, for = sebab
Contoh : It is dificult to speak English because we never practice
Because of you I can speak English
a. Conjunctionsyang menunjukkan hubungan sebab akibat dengan tekanan pada akibat
So that = sehingga
In order to = untuk/agar supaya.
Contoh : she had headache so that she coldn’t go to campus.
a. Conjunctions yang menunjukkan waktu :
As, when = ketika
While = sementara/ketika
Before = sebelum
After = sesudah
Until = sampai
Contoh : She had gone as I was phoning her
I had waited for you until your mother come.
f. Conjunctions yang menghubungkan dua kalimat tanpa meleburnya menjadi satu :
- However, nevertheless, on the contrrary, on the other hand, incontrast, inspite of
this = namun, walaupun begitu, walaupun demikian, sebaliknya.
- Besides, moreover, sisiliarly = di saming itu, selain itu, serupa dengan itu.
- Therefore, qonsequently, tus = maka dari itu, maka.
Contoh : Jhon is very tired, therefore he can’t sleep
Iwan was sick, however he went on studying for his examination.
She is very clever, on the other handher elder brother is stupid
Ani studied hard, therefore she passed her examination.
8. INTERJECTIONS
Interjections atau kata seru ini pada dasarnya berdiri sendiri, jadi tidak termasuk unsur kata. Interjection tidak memiliki pola yang tertentu, hanya berupa ungkapan untuk menyatakan takjub, kagum, heran atau menyeru.
Contoh: How beautiful that women is !!!
What a pity !!…hust !!…oh my Good !!…

Konsep Bahasa Indonesia

Huruf adalah sama juga dengan Aksara yaitu unsur dari abjad yang melambangkan bunyi. Abjad dalam Bahasa Indonesia terdiri atas 26 huruf.

Dua puluh enam (26) Abjad dalam Bahasa Indonesia

1. Huruf A / a dibaca a
2. Huruf B / b dibaca be
3. Huruf C / c dibaca ce
4. Huruf D / d dibaca de
5. Huruf E / e dibaca e
6. Huruf F / f dibaca ef
7. Huruf G / g dibaca ge
8. Huruf H / h dibaca ha
9. Huruf I / I dibaca i
10. Huruf J / j dibaca je
11. Huruf K / k dibaca ka
12. Huruf L / l dibaca el
13. Huruf M / m dibaca em
14. Huruf N / n dibaca en
15. Huruf O / o dibaca o
16. Huruf P / p dibaca pe
17. Huruf Q / q dibaca qi
18. Huruf R / r dibaca er
19. Huruf S / s dibaca es
20. Huruf T / t dibaca te
21. Huruf U / u dibaca u
22. Huruf V / v dibaca ve
23. Huruf W / w dibaca we
24. Huruf X / x dibaca eks
25. Huruf Y / y dibaca ye
26. Huruf Z / z dibaca zet

Macam-Macam Huruf atau Aksara dalam Bahasa Indonesia
Mon, 24/04/2006 - 11:32pm � godam64

Dalam Bahasa Indonesia, Huruf dibagi menjadi empat kelompok, yakni :

1. Huruf Vokal atau Huruf Hidup
Huruf Vokal adalah bunyi ujaran akibat adanya udara yang keluar dari paru-paru tidak terkena hambatan atau halangan. Jumlah huruf vokal ada 5, yaitu a, i, u, e, dan o.

2. Huruf Konsonan atau Huruf Mati
Huruf Konsonan adalah bunyi ujaran akibat adanya udara yang keluar dari paru-paru mendapatkan hambatan atau halangan. Jumlah huruf konsonan ada 21 buah, yaitu b, c, d, f, g, h, j, k, l, m, n, p, q, r, s, t, v, w, x, y, dan z.

3. Huruf Diftong atau Huruf vokal Rangkap
Huruf diftong adalah gabungan dua buah huruf vokal yang menghasilkan bunyi rangkap. Dalam Bahasa Indonesia huruf diftong berbentuk ai, au, dan oi. Contoh : Bangau, Pakai, Sengau, Perangai, dsb.

4. Huruf Konsonan Rangkap
Gabungan dua huruf konsonan ada 4 buah dalam bahasa indonesia, yaitu : kh, ng, ny, dan sy. Contohnya : nyamuk, syarat, kumbang, khawatir, dsb.

Struktur Suku Kata dalam Bahasa Indonesia
Mon, 24/04/2006 - 11:32pm � godam64

Suku kata dalam Bahasa Indonesia bisa tersusun dari satu hingga banyak suku kata. Suku kata adalah pembagian kata sesuai dengan pembagian lafal atau bunyinya. Contohnya dapat dilihat di bawah ini :

- alur ===> a - lur
- program ===> pro - gram
- kawan ===> ka - wan
- manfaat ===> man - fa - at
- transaksi ===> tran - sak - si
- transmigran ===> trans - mi - gran
- capung ===> ca - pung
- keranda ===> ke - ran - da
- maksud ===> mak- - sud
- rangkaian ===> rang - kai - an

Ejaan Yang Disempurnakan atau EYD dalam Bahasa Indonesia
Mon, 24/04/2006 - 11:32pm � godam64

Ejaan yang disempurnakan atau yang lebih dekenal dengan singkatan EYD adalah ejaan yang mulai resmi dipakai dan digunakan di Indonesia tanngal 16 agustus 1972. Ejaan ini masih tetap digunakan hingga saat ini. EYD adalah rangkaian aturan yang wajib digunakan dan ditaati dalam tulisan bahasa indonesia resmi. EYD mencakup penggunaan dalam 12 hal, yaitu penggunaan huruf besar (kapital), tanda koma, tanda titik, tanda seru, tanda hubung, tanda titik koma, tanda tanya, tanda petik, tanda titik dua, tanda kurung, tanda elipsis, dan tanda garis miring.

1. Penggunaan Huruf Besar atau Huruf Kapital
a. Huruf pertama kata ganti "Anda"
- Ke mana Anda mau pergi Bang Toyib?
- Saya sudah menyerahkan uang itu kepada Anda setahun yang lalu untuk dibelikan PS3.
b. Huruf pertama pada awal kalimat.
- Ayam kampus itu sudah ditertibkan oleh aparat pada malam jumat kliwon kemarin.
- Anak itu memang kurang ajar.
- Sinetron picisan itu sangat laku dan ditonton oleh jutaan pemirsanya sedunia.
c. Huruf pertama unsur nama orang
- Yusuf Bin Sanusi
- Albert Mangapin Sidabutar
- Slamet Warjoni Jaya Negara
d. Huruf pertama untuk penamaan geografi
- Bunderan Senayan
- Jalan Kramat Sentiong
- Sungai Ciliwung
e. Huruf pertama petikan langsung
- Pak kumis bertanya, "Siapa yang mencuri jambu klutuk di kebunku?"
- Si panjul menjawab, "Aku tidak Mencuri jambu klutuk, tetapi yang kucuri adalah jambu monyet".
- "Ngemeng aja lu", kata si Ucup kepada kawannya si Maskur.
f. Huruf pertama nama jabatan atau pangkat yang diikuti nama orang atau instansi.
- Camat Pesanggrahan
- Profesor Zainudin Zidane Aliudin
- Sekretaris Jendral Departemen Pendidikan Nasional
g. Huruf Pertama pada nama Negara, Pemerintahan, Lembaga Negara, juga Dokumen (kecuali kata dan).
- Mahkamah Internasional
- Republik Rakyat Cina
- Badan Pengembang Ekspor Nasional
h.
i.
j.
k.
l.
m.
n.
o.

Under Construction

Pengertian Kalimat dan Unsur Kalimat
Mon, 24/04/2006 - 11:32pm � godam64

Kalimat adalah gabungan dari dua buah kata atau lebih yang menghasilkan suatu pengertian dan pola intonasi akhir. Kalimat dapat dibagi-bagi lagi berdasarkan jenis dan fungsinya yang akan dijelaskan pada bagian lain. Contohnya seperti kalimat lengkap, kalimat tidak lengkap, kalimat pasif, kalimat perintah, kalimat majemuk, dan lain sebagainya.

Berikut ini adalah contoh kalimat secara umum :

- Joy Tobing adalah pemenang lomba Indonesian Idol yang pertama.
- Pergi!
- Bang Napi dihadiahi timah panas oleh polisi yang mabok minuman keras itu.
- The Samsons sedang konser tunggal di pinggir pantai ancol yang sejuk dan indah.

Setiap kalimat memiliki unsur penyusun kalimat. Gabungan dari unsur-unsur kalimat akan membentuk kalimat yang mengandung arti. Unsur-unsur inti kalimat antara lain SPOK :
- Subjek / Subyek (S)
- Predikat (P)
- Objek / Obyek (O)
- Keterangan (K)

Kalimat Lengkap dan Kalimat Tidak Lengkap
Mon, 24/04/2006 - 11:32pm � godam64

1. Kalimat Lengkap
Kalimat lengkap adalah kalimat yang setidaknya terdiri dari gabungan minimal satu buah subyek dan satu buah predikat. Kalimat Majas termasuk ke dalam kalimat lengkap. Contoh kalimat Lengkap :
- Presiden SBY (S) membeli (P) buku gambar (O)
- Si Jarwo (S) Pergi (P)
- PKI (S) digagalkan (P) TNI (O)

2. Kalimat Tidak Lengkap
Kalimat tidak lengkap adalah kamilat yang tidak sempurna karena hanya memiliki sabyek saja, predikat saja, objek saja atau keterangan saja. Kalimat tidak lengkap dapat berupa semboyan, salam, perintah, pertanyaan, ajakan, jawaban, seruan, larangan, sapaan dan kekaguman. Contoh kalimat tak lengkap :
- Selamat sore
- Silakan Masuk!
- Kapan menikah?
- Hei, Kawan...

Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif
Mon, 24/04/2006 - 11:32pm � godam64

1. Kalimat Aktif
Kalimat Aktif adalah kalimat di mana subyeknya melakukan suatu perbuatan atau aktifitas. Kalimat aktif biasanya diawali oleh awalan me- atau ber- dibagi menjadi dua macam :
a. Kalimat aktif transitif adalah kalimat yang memiliki obyek penderita
- Ayah membeli daging
- Kadir merayu gadis desa
- Bang Jajang bertemu Juminten
b. Kalimat aktif intransitif adalah kalimat yang tidak memiliki obyek penderita
- Adik menangis
- Umar berantem
- Sejak dahulu kala Junaidi merenung di dalam tempat persembunyiannya di Batu Malang

2. Kalimat Pasif
Kalimat pasif adalah kalimat yang subyeknya dikenai suatu perbuatan atau aktifitas. Kalimat pasif biasanya diawali oleh awalan ter- atau di-
- Pak Lurah dimintai pertanggung jawaban oleh Pak Camat
- Ayam dipukul Kucing
- Bunga anggrek hitam itu terinjak si lay

Mengubah Kalimat Aktif menjadi Kalimat Pasif dan Kalimat Pasif manjadi Kalimat Aktif
Mon, 24/04/2006 - 11:32pm � godam64

Untuk mengubah kalimat aktif menjadi kalimat pasif dan juga sebaliknya dapat dilakukan langkah-langkah mudah berikut ini :

1. Mengubah awalan pada Predikat
Yaitu menukar awalan me- atau ber- dengan di- atau ter- dan begitu sebaliknya.

2. Menukar Subyek dengan Obyek dan sebaliknya
Menukar kata benda yang tadinya menjadi obyek menjadi subyek dan begitu sebaliknya.

Contoh :
Ibu memasak sayur => Sayur dimasak oleh ibu.
Joni berkawan dengan Ariel => Ariel dikawani Joni

----

Terima kasih untuk saudara Opayat. Kata 'Merubah' telah diganti menjadi 'Mengubah' pada artikel ini.

Sinonim, Antonim dan Homonim
Sat, 29/04/2006 - 4:04pm � godam64

A. Sinonim
Sinonim adalah suatu kata yang memiliki bentuk yang berbeda namun memiliki arti atau pengertian yang sama atau mirip. Sinomin bisa disebut juga dengan persamaan kata atau padanan kata.

Contoh Sinonim :
- binatang = fauna
- bohong = dusta
- haus = dahaga
- pakaian = baju
- bertemu = berjumpa

B. Antonim
Antonim adalah suatu kata yang artinya berlawanan satu sama lain. Antonim disebut juga dengan lawan kata.

Contoh Antonim :
- keras x lembek
- naik x turun
- kaya x miskin
- surga x neraka
- laki-laki x perempuan
- atas x bawah

C. Homonim
Homonim adalah suatu kata yang memiliki makna yang berbeda tetapi lafal atau ejaan sama. Jika lafalnya sama disebut homograf, namun jika yang sama adalah ejaannya maka disebut homofon.

Contoh Homograf :
- Amplop
+ Untuk mengirim surat untuk bapak presiden kita harus menggunakan amplop (amplop = amplop surat biasa)
+ Agar bisa diterima menjadi pns ia memberi amplop kepada para pejabat (amplop = sogokan atau uang pelicin)
- Bisa
+ Bu kadir bisa memainkan gitar dengan kakinya (bisa = mampu)
+ Bisa ular itu ditampung ke dalam bejana untuk diteliti (bisa = racun)

Contoh Homofon :
- Masa dengan Massa
+ Guci itu adalah peninggalan masa kerajaan kutai (masa = waktu)
+ Kasus tabrakan yang menghebohkan itu dimuat di media massa (massa = masyarakat umum)

Tambahan :
- Anonim adalah tidak memiliki nama atau tidak diberikan nama.

Majas / Gaya Bahasa dalam Bahasa Indonesia
Sat, 29/04/2006 - 6:51pm � godam64

Majas adalah gaya bahasa dalam bentuk tulisan maupun lisan yang dipakai dalam suatu karangan yang bertujuan untuk mewakili perasaan dan pikiran dari pengarang. Majas dibagi menjadi beberapa macam, yakni majas perulangan, pertentangan, perbandingan dan pertautan. Dalam artikel ini hanya dijelaskan perbandingan dan pertentangan.

1. Gaya bahasa perbandingan

A. Majas Metafora
Majas metafora adalah gabungan dua hal yang berbeda membentuk suatu pengertian yang baru. Contoh : raja siang, kambing hitam, dll.

B. Majas Alegori
Majas alegori adalah cerita yang digunakan sebagai lambang yang digunakan untuk pendidikan. Contoh : anjing dan kucing, kelinci dan kura-kura, dsb

C. Majas Personifikasi
Majas personifikasi adalah gaya bahasa yang membuat banda mati seolah-olah hidup memiliki sifat-sifat manusia. Contoh :
- Kereta api tua itu meraung-raung di tengah kesunyian malam jumat pahing.
- awan menari-nari di angkasa

D. Majas Perumpamaan
Majas perumpamaan adalah suatu perbandingan dua hal yang berbeda, namun dinyatakan sama. Contoh :
- Bagaikan harimau pulang kelaparan
- Seperti manyulam di kain lapuk

E. Majas Antilesis
Majas antilesis adalah gaya bahasa yang membandingkan dua hal yang berlawanan. Contoh :
- Semua kebaikan ayahnya dibalas dengan keburukan yang menyakitkan.

2. Gaya Bahasa Pertentangan

A. Majas Hiperbola
Majas hiperbola adalah suatu gaya bahasa yang bersifat melebih-lebihkan. Contoh :
- Ibu itu terkejut setengah mati ketika mendengar anaknya tidak lulus ujian nasional.

B. Majas Ironi
Majas ironi adalah gaa bahasa yang bersifat menindir dengan halus. Contoh :
- Pandai sekali kau baru datang ketika rapat mau selesai

C. Majas Litotes
Majas litotes adalah gaya bahasa yang mengungkapkan sesuatu yang baik menjadi bersifat negatif. Contoh :
- Mampirlah ke gubuk saya! (padahal rumahnya besar dan mewah)

Idiom / Ungkapan dan Peribahasa dalam Bahasa Indonesia
Sat, 29/04/2006 - 6:53pm � godam64

1. Idiom
Idiom atau disebut juga dengan ungkapan adalah gabungan kata yang membentuk arti baru di mana tidak berhubungan dengan kata pembentuk dasarnya. Berikut ini adalah beberapa contoh idiom dengan artinya :

- cuci mata = cari hiburan dengan melihat sesuatu yang indah
- kambing hitam = orang yang menjadi pelimpahan suatu kesalahan yang tidak dilakukannya
- jago merah = api dalam kebakaran
- kupu-kupu malam = wanita penghibur atau pelacur komersial
- ringan tangan = kasar atau suka melakukan tindak kekerasan
- hidung belang = pria yang merupakan pelanggan psk atau pekerja seks komersil

2. Peribahasa
Peri bahasa adalah suatu kiasan bahasa yang berupa kalimat atau kelompok kata yang bersifat padat, ringkas dan berisi tentang norma, nilai, nasihat, perbandingan, perumpamaan, prinsip dan aturan tingkah laku. Berikut ini adalah beberapa contoh peribahasa dengan artinya :

- Di mana bumi dipijak di sana langit di junjung
artinya : jika kita pergi ke tempat lain kita harus menyesuaikan, menghormati dan toleransi dengan budaya setempat.
- Tiada rotan akar pun jadi
artinya : tidak ada yang bagus pun yang jelek juga tidak apa-apa.
- Buah yang manis biasanya berulat
artinya : kata-kata yang manis biasanya dapat menyesatkan atau menjerumuskan.
- Tak ada gading yang tak akan retak
artinya : Tidak ada satu pun yang sempurna, semua pasti akan ada saja cacatnya

Perbedaan Antara Sastra Baru Dengan Sastra Lama
Sun, 30/04/2006 - 5:00pm � godam64

A. Sastra Lama
Sastra lama adalah sastra yang berbentu lisan atau sastra melayu yang tercipta dari suatu ujaran atau ucapan. Sastra lama masuk ke indonesia bersamaan dengan masuknya agama islam pada abad ke-13. Peninggalan sastra lama terlihat pada dua bait syair pada batu nisan seorang muslim di Minye Tujuh, Aceh.

Ciri dari sastra lama yaitu :
- Anonim atau tidak ada nama pengarangnya
- Istanasentris (terikat pada kehidupan istana kerajaan)
- Tema karangan bersifat fantastis
- Karangan berbentuk tradisional
- Proses perkembangannya statis
- bahasa klise

Contoh sastra lama : fabel, sage, mantra, gurindam, pantun, syair, dan lain-lain.

B. Sastra Baru
Sastra baru adalah karya sastra yang telah dipengaruhi oleh karya sastra asing sehingga sudah tidak asli lagi.

Ciri dari sastra baru yakni :
- Pengarang dikenal oleh masyarakat luas
- Bahasanya tidak klise
- Proses perkembangan dinamis
- tema karangan bersifat rasional
- bersifat modern / tidak tradisional
- masyarakat sentris (berkutat pada masalah kemasyarakatan)

Contoh sastra baru : novel, biografi, cerpen, drama, soneta, dan lain sebagainya.

Pengertian Paragraf / Alinea dan Bagian dari Paragraf - Bahasa Indonesia
Mon, 08/05/2006 - 12:24am � godam64

Paragraf adalah suatu bagian dari bab pada sebuah karangan atau karya ilmiah yang mana cara penulisannya harus dimulai dengan baris baru. Paragraf dikenal juga dengan nama lain alinea. Paragraf dibuat dengan membuat kata pertama pada baris pertama masuk ke dalam (geser ke sebelah kanan) beberapa ketukan atau spasi. Demikian pula dengan paragraf berikutnya mengikuti penyajian seperti paragraf pertama.

- Syarat sebuah paragraf
Di setiap paragraf harus memuat dua bagian penting, yakni :
1. Kalimat Pokok
Biasanya diletakkan pada awal paragraf, tetapi bisa juga diletakkan pada bagian tengah maupun akhir paragraf. Kalimat pokok adalah kalimat yang inti dari ide atau gagasan dari sebuah paragraf. Biasanya berisi suatu pernyataan yang nantinya akan dijelaskan lebih lanjut oleh kalimat lainnya dalam bentuk kalimat penjelas.
2. Kalimat Penjelas
Kalimat penjelas adalah kalimat yang memberikan penjelasan tambahan atau detail rincian dari kalimat pokok suatu paragraf.

- Bagian-Bagian Suatu Paragraf yang Baik
A. Terdapat ide atau gagasan yang menarik dan diperlukan untuk merangkai keseluruhan tulisan.
B. Kalimat yang satu dengan yang lain saling berkaitan dan berhubungan dengan wajar.

3 Bagian Kerangka Karangan Dalam Menulis Tulisan / Karya Tulis - Unsur Pokok Utama & Penting Membuat Tulisan - Bahasa Indonesia
Wed, 02/08/2006 - 4:00pm � godam64

Dalam setiap karangan biasanya terdiri atas tiga bagian struktur pokok atau kerangka karangan, yaitu :

1. Pendahuluan

Bagian pendahuluan adalah bagian yang menjelaskan tema yang akan diterangkan pada karya tulis tersebut secara padat, jelas dan ringkas kepada para pembaca.

2. Puncak / Klimaks

Bagian klimaks adalah bagian di mana konflik cerita yang terjadi di antara tokoh-tokoh muncul. Kejadian dalam konflik bisa bermacam-macam bentuknya mulai dari yang ringan sampai yang rumit, dari yang sekali hingga yang berkali-kali dan lain sebagainya.

3. Penyelesaian

Bagian Penyelesaian adalah bagian yang berisi jawaban penyelesaian dari konflik dalam cerita. Kesimpulan akhir cerita bisa berakhir bahagia dan bisa pula berkhir tragis.

----

Tambahan
- Membuat Karangan Karya Sastra yang Baik :
a. Jelas dan padat bahasanya serta gaya bahasa yang menarik.
b. Judul cerita yang menarik untuk menarik perhatiaan
c. Judul dengan isi tulisan harus sesuai dan nyambung

Makna Kata Ulang Dalam Bahasa Indonesia - Arti Pengertian Perulangan Kata
Sun, 24/06/2007 - 7:36pm � godam64

Kata ulang sangat banyak digunakan dalam percakapan kita sehari-hari dalam bahasa Indonesia. Lihat saja kata sehari-hari pada kalimat di atas adalah termasuk kata ulang. Di bawah ini merupakan arti dari kata ulang yang ada di Indonesia, yaitu antara lain :

1. Kata ulang yang menyatakan banyak tidak menentu

Contoh :
- Di tempat kakek banyak pepohonan yang rimbun dan lebat sekali.
- Pulau-pulau yang ada di dekat perbatasan dengan negara lain perlu diperhatikan oleh pemerintah.

2. Kata ulang yang menyatakan sangat

Contoh :
- Jambu merah pak raden besar-besar dan memiliki kenikmatan yang tinggi.
- Anak kelas 3 ipa 1 orangnya malas-malas dan sangat tidak koperatif.

3. Kata ulang yang menyatakan paling

Contoh :
- Setinggi-tingginya Joni naik pohon, pasti dia akan turun juga.
- Mastur dan Bornok mencari kecu sebanyak-banyaknya untuk makanan ikan cupang kesayangannya.

4. Kata ulang yang menyatakan mirip / menyerupai / tiruan

Contoh :
- Adik membuat kapal-kapalan dari kertas yang dibuang Pak Jamil tadi pagi.
- Si Ucup main rumah-rumahan sama si Wati seharian di halaman rumah.

5. Kata ulang yang menyatakan saling atau berbalasan

Contoh :
- Ketika mereka berpacaran selalu saja cubit-cubitan sambil tertawa.
- Saat lebaran biasanya keluarga di rt.4 kunjung-kunjungan satu sama lain.

6. Kata ulang yang menyatakan bertambah atau makin

Contoh :
- Biarkan dia main hujan! lama-lama dia akan kedinginan juga.
- Ayah meluap-luap emosinya ketika tahu dirinya masuk perangkap penipu kartu kredit.

7. Kata ulang yang menyatakan waktu atau masa

Contoh :
- Orang katro dan ndeso itu datang ke rumahku malam-malam.
- Datang-datang dia langsung tidur di kamar karena kecapekan.

8. Kata ulang yang menyatakan berusaha atau penyebab

Contoh :
- Setelah kejadian itu dia menguat-nguatkan diri mencoba untuk tabah.

9. Kata ulang yang menyatakan terus-menerus

Contoh :
- Anjing buduk dan rabies itu suka mengejar-ngejar anak kecil yang lewat di dekat kandangnya yang bau.
- Mirnawati selalu bertanya-tanya pada dirinya apakah kesalahannya pada Bram dapat termaafkan.

10. Kata ulang yang menyatakan agak (melemahkan arti)

Contoh :
- Karena berjalan sangat jauh kaki si Adul sakit-sakit semua.
- Jangan tergesa-gesa begitu dong! Nanti jatuh.

11. Kata ulang yang menyatakan beberapa

Contoh :
- Sudah bertahun-tahun nenek tua itu tidak bertemu dengan anak perempuannya yang pergi ke Hong Kong.
- Mas parto berminggu-minggu tidak apel ke rumahku. Ada apa ya?

12. Kata ulang yang menyatakan sifat atau agak

Contoh :
- Lagak si bencong itu kebarat-baratan kayak dakocan.
- Wajahnya terlihat kemerah-merahan ketika pujaan hatinya menyapa dirinya.

13. Kata ulang yang menyatakan himpunan pada kata bilangan

Contoh :
- Coba kamu masukkan gundu bopak itu seratus-seratus ke dalam tiap plastik!
- Jangan beli beyblade banyak-banyak nak! Nanti uang sakumu habis.

14. Kata ulang yang menyatakan bersengang-senang atau santai

Contoh :
- Dari tadi padi si Bambang kerjanya cuma tidur-tiduran di sofa.
- Ular naga panjangnya bukan kepalang berjalan-jalan selalu riang kemari.

gas meledak

message = "SUMBER ILMU PENGETAHUAN^" + scrollSpeed = 130 lineDelay = 0 // Do not change the text below // txt = "" function scrollText(pos) { if (message.charAt(pos) != '^') { txt = txt + message.charAt(pos) status = txt pauze = scrollSpeed } else { pauze = lineDelay txt = "" if (pos == message.length-1) pos = -1 } pos++ setTimeout("scrollText('"+pos+"')",pauze) } scrollText(0)